Komunitas Sejarah Kota Surabaya

Posts tagged “patung dada

Kenapa Surabaya Tempo Dulu dibuat ?

Patung dada Ratu Wilhelmina di sumbang oleh J.A Stoop (sopo iku?) utk memperingati koronasi sang ratu bulan Septermber 1898. Model patung dada ini sepuluh tahun kemudian muncul dalam koin-koin perak Nederl Hindia. Dimana lokasi patung dada ini? di lokasi Surabaya Delta Plaza sekarang, dulu adalah rumah sakit simpang (yang serem dgn isu suster gepeng itu), sebelumnya lagi adalah Taman Wilhelmina.

Awalnya adalah buku Pramoedya Ananta Toer: Bumi Manusia. Dalam novel itu setting peristiwa adalah Surabaya di tahun 1898, tahun bertahtanya Ratu Wilhelmina. Satu aspek yang selalu terbayang selama membaca buku adalah bagaimana surabaya waktu itu? Mengapa Pram memakai setting Surabaya, kenapa bukan Batavia?

Untuk memuaskan imaginasi, ada sebuah buku tua yang cukup langka di Indonesia dan untungnya bisa ditemukan di perpustakaan Universitan Murdoch, Perth. Buku ini dalam bahasa Belanda dan pernah diterjemahkan menjadi dua jilid buku kedalam bahasa Indonesia (kurang lebih thn 2000an). Buku edisi Indonesia yang pernah ada (entah apa dicetak ulang lagi atau tidak) itu dicetak terbatas dan hanya para peminat khusus yang bisa memilikinya, sayangnya kualitas foto repro untuk buku sekaliber itu sangat jelek (atau mungkin buku yang di tangan kebetulan yang salah cetak?). Judul bukunya Oud Soerabaia karangan von Faber (beliau meninggal dan dimakamakan di pemakaman Belanda , Peneleh. tahun 2000 an juga makamnya dipugar oleh para sepuh pecinta Surabaya lama).

Dari buku ini ada beberapa foto yang bisa mewakili adegan Bumi Manusia dan betapa inginnya membagikan foto dan imajinasi novel itu kepada teman-teman yang pernah tinggal atau lahir di Surabaya. Surabaya ternyata sangat idilik pada saat itu, setiap kali ada pemandangan indah di Perth selalu ada padanannya di masa silam Surabaya. (contohnya jalan yang penuh Jacaranda di Applecross mengingatkan pada jalan untung Suropati, Trunojoyo, Teuku Umar, Imam Bonjol dengan pohon -pohon flamboyannya di masa silam).

Ada banyak foto surabaya di masa silam baik dalam bentuk postcard lama maupun buku terbitan lama. Dengan kepercayaan untuk mau saling berbagi, facebook ini diharapkan bisa tumbuh dan didukung penggemarnya dengan berupa foto maupun cerita seputar surabaya. (apakah masih terdengar dentang bel katerdral Dr Sutomo tiap jam 6 pagi?).

Salam
S.T.D


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.