Komunitas Sejarah Kota Surabaya

Latest

Foto Udara Kota Surabaya

Dibawah diperlihatkan beberapa foto udara kota Surabaya pada sekitar tahun 1930’an.

1. Hotel Majapahit

Hotel majapahit yang dahulunya bernama Hotel Oranje.

2. Darmo

Daerah darmo dengan titik fokus foto pada RS Darmo dan sekitarnya. Disini memperlihatkan bahwa perumahan daerah darmo masih dalam tahap pembangunan. Beberapa daerah masih berupa lahan kosong yang dahulunya lahan tebu dan tegalan.

3. Balai Kota

Balai kota pada saat awal dibangunnya. Daerah ini memang direncanakan sebagai pusat pemerintahan kota saat itu.

4. Krembangan

Daerah Krembangan yang saat itu merupakan pusat perdagangan dari bangsa kolonial. Tampak dibawah adalah gedung HVA (saat ini gedung PTPN XI) dan sebelah kanannya adalah Mapolrestabes Surabaya saat ini atau dikenal tangsi Jotangan saat dulunya.

5. Tugu Pahlawan

Daerah tugu pahlawan dahulunya bernama Kebon rojo yang dulunya berupa taman kota. Saat ini didirikan Gedung bank Indonesia. Bekas Tugu Pahlawan dulunya adalah Gedung Pengadilan Tinggi atau dikenal sebagai Raad van Justitie dan saat penjajahan Jepang menjadi markas Kempetai, lalu dihancurkan pada perang 10 November 1945. Disampingnya tampak Gedung Gubernemen atau Gedung Pemerintahan Gubernur Jawa Timur.

6. Wonokromo

Daerah wonokromo memperlihatkan pintu air jagir di foto bawah dan stasiun wonokromo disisi kiri bawah. Nampak masih ada rumah sinyal stasiun yang saat ini sudah tidak ada karena terkena pemboman pada saat perang dunia kedua. Disisi atas kanan masih tampak stasiun Wonokromo Kota sebagai stasiun trem bersebelahan dengan Kebun Binatang, saat ini stasiun trem Wonokromo Kota sudah menjadi Terminal Joyoboyo.

7. Gubeng

Memperlihatkan daerah stasiun Gubeng dan Balai Yasa Gubeng di sisi tengah atas foto.

Diupload oleh : Bambang Irawan

Kenapa Surabaya Tempo Dulu dibuat ?

Patung dada Ratu Wilhelmina di sumbang oleh J.A Stoop (sopo iku?) utk memperingati koronasi sang ratu bulan Septermber 1898. Model patung dada ini sepuluh tahun kemudian muncul dalam koin-koin perak Nederl Hindia. Dimana lokasi patung dada ini? di lokasi Surabaya Delta Plaza sekarang, dulu adalah rumah sakit simpang (yang serem dgn isu suster gepeng itu), sebelumnya lagi adalah Taman Wilhelmina.

Awalnya adalah buku Pramoedya Ananta Toer: Bumi Manusia. Dalam novel itu setting peristiwa adalah Surabaya di tahun 1898, tahun bertahtanya Ratu Wilhelmina. Satu aspek yang selalu terbayang selama membaca buku adalah bagaimana surabaya waktu itu? Mengapa Pram memakai setting Surabaya, kenapa bukan Batavia?

Untuk memuaskan imaginasi, ada sebuah buku tua yang cukup langka di Indonesia dan untungnya bisa ditemukan di perpustakaan Universitan Murdoch, Perth. Buku ini dalam bahasa Belanda dan pernah diterjemahkan menjadi dua jilid buku kedalam bahasa Indonesia (kurang lebih thn 2000an). Buku edisi Indonesia yang pernah ada (entah apa dicetak ulang lagi atau tidak) itu dicetak terbatas dan hanya para peminat khusus yang bisa memilikinya, sayangnya kualitas foto repro untuk buku sekaliber itu sangat jelek (atau mungkin buku yang di tangan kebetulan yang salah cetak?). Judul bukunya Oud Soerabaia karangan von Faber (beliau meninggal dan dimakamakan di pemakaman Belanda , Peneleh. tahun 2000 an juga makamnya dipugar oleh para sepuh pecinta Surabaya lama).

Dari buku ini ada beberapa foto yang bisa mewakili adegan Bumi Manusia dan betapa inginnya membagikan foto dan imajinasi novel itu kepada teman-teman yang pernah tinggal atau lahir di Surabaya. Surabaya ternyata sangat idilik pada saat itu, setiap kali ada pemandangan indah di Perth selalu ada padanannya di masa silam Surabaya. (contohnya jalan yang penuh Jacaranda di Applecross mengingatkan pada jalan untung Suropati, Trunojoyo, Teuku Umar, Imam Bonjol dengan pohon -pohon flamboyannya di masa silam).

Ada banyak foto surabaya di masa silam baik dalam bentuk postcard lama maupun buku terbitan lama. Dengan kepercayaan untuk mau saling berbagi, facebook ini diharapkan bisa tumbuh dan didukung penggemarnya dengan berupa foto maupun cerita seputar surabaya. (apakah masih terdengar dentang bel katerdral Dr Sutomo tiap jam 6 pagi?).

Salam
S.T.D

Perempatan Kebon Rojo

Perempatan Kebon Rojo dan Veteran

Kampung Wonokromo

Pastilah (atau mungkin) ini adalah awal mula jalan raya wonokromo, karena jalannya yang besar dan lurus panjang, pepohonan masih rimbun, orang berjalan tanpa alas kaki, dan sudah mulai ramainya sepeda kebo (yang masuk awal 1900an). Adakah yang tahu tetralogi pulau buru karya Pram? dimana kira2 rumah Nyai Ontosoroh dan Minke? ^^

sumber : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4c/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Straatbeeld_in_de_kampong_Wono_Kromo_in_de_omgeving_van_Soerabaja_TMnr_60009708.jpg

Angkatan Laut Belanda dan Motornya

Marinir Belanda dengan motornya. Perhatikan plat nomer nya yang sudah berhuruf L dari dahulu.  Difoto pada suatu tempat di Surabaya.

Diupload oleh : Dwi

Foto Udara SMAK St. Louis dan Katedral

Nemu lagi, St Louis thn 1928! Gedung Soverdi sudah ada di antara katedral dan st louis. foto sebelumnya belum ada tuh Soverdinya. Jl Sriwijaya di kanan bawah, tempat aku tiap hari pulang pergi sekolah. Tempat kos-kosan di belakang sekolah. Enjoy!

Foto dari The Importance of Java seen from the air (isinya katalog bisnis di pulau Jawa thn 1928 utk promosi ke luar negeri)

Diupload oleh : Bambang Irawan

 

SMAK St Louis dan Katedral

Foto tahun 1930

SMAK St. Louis

Gedung SMA St Louis 1 dan Gereja Katedral Dr Sutomo tahun 1930 an (RALAT : foto ini dari thn sebelum 1906)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.